Foreign flow map memetakan flow dana asing terhadap kenaikan/penurunan saham itu sendiri.

Kelebihan foreign flow map ini adalah:

  • bisa melihat dengan cepat peta perdagangan dana asing
  • bisa dijalankan dengan mudah, dengan beberapa klik saja.
  • periode analisis bisa diatur, bahkan bisa real-time selama jam trading untuk hari yang sama.
  • saham-saham apa yang dianalisis bisa diatur dengan mudah lewat watchlist.

Menjalankan Foreign Flow Map

Pada panel Charts, temukan formula ForeignFlow_Map, seperti pada gambar di bawah. Lokasinya ada di bawah Quant.id –> Analysis –> ForeignFlow:

launching foreign flow map

Klik kanan, lalu pilih Analysis:

analysis context menu

Maka akan muncul window Analysis. Cara pengoperasian Analysis akan dibahas di bagian selanjutnya.

Mengoperasikan Analysis

Mengoperasikan analysis sangatlah mudah.

ffmap analysis window

Sesuai dengan nomor di atas:

  1. Pilih saham-saham yang diikutkan dalam analisis
  2. Set Range menjadi From-To dates.
  3. Set tanggal awal dan akhir
  4. Klik tombol Explore

Langkah 1: Memilih Saham-saham yang Diikutkan dalam Analisis

Agar kita bisa leluasa memilih saham yang diikutsertakan dalam analisis, kami sangat menyarankan untuk membuat watchlist saham. Watchlist sangatlah berguna untuk mengelompokkan saham-saham dalam grup-grup tertentu sesuai kehendak kita.

Saya asumsikan Anda sudah membuat watchlist.

Selanjutnya, kita set filter dengan cara klik tombol hijau yang ditunjukkan oleh nomor 1 pada gambar di atas. Maka akan muncul dialog Filter settings:

analysis filter

Anda pilih Watch List dari dropdown sebelah kiri, lalu di sebelah kanan pilih watchlist apa yang berisi saham yang akan diikutkan dalam analisis (dalam contoh di atas, watchlistnya bernama LQ45 yang berisi saham-saham LQ 45).

Klik OK untuk menutup dialog.

Langkah 2 dan 3: Set Periode Eksplorasi

Pastikan Range sudah menampilkan From-To dates sesuai dengan langkah no 2 di atas.

Set tanggal awal dan akhir (inklusif) yang menunjukkan periode analisis. Dalam contoh gambar di atas, tanggal awal dan akhir adalah sama, yaitu 9 Maret 2017. Dalam hal ini, saya ingin menganalisa peta dana asing di hari itu.

Anda bisa set periodenya apa saja, bisa sehari, beberapa hari, seminggu , sebulan, beberapa bulan, YTD, dsb. Hanya perlu diingat bahwa data kami hanya sampai pada tahun 2012.

Langkah 4: Jalankan Eksplorasi!

Klik tombol Explore untuk menjalankan eksplorasi. Biasanya proses eksplorasi berlangsung tidak lebih dari satu menit. Tunggu sampai selesai. Setelah selesai, ikuti langkah-langkah selanjutnya di bawah ini.

Menampilkan Foreign Flow Map

Setelah proses eksplorasi selesai, akan muncul hasilnya seperti tabel di bawah ini.

foreign flow map result

Klik tab Return/Foreign Flow (dibaca “return per foreign flow”), maka akan tampil mapnya seperti gambar di bawah ini (catatan: gambar di bawah adalah untuk periode yang berbeda. Kami pilih gambar itu karena lebih jelas)

foreign-flow-map
Foreign flow map saham LQ45 periode 1 Jan 2017 – 8 Maret 2017

Memahami Foreign Flow Map

Grafik foreign flow map bisa dipahami sebagai berikut.

Understanding Foreign Flow Map (2)Walaupun di chart aslinya tidak kentara, tapi bayangkan ada sumbu X dan Y, yang berpotongan di koordinat 0,0.

  • Sumbu X adalah net flow asing, dimana di sebelah kanan titik nol adalah net flow positif (asing net buy), dan di sebelah kiri titik nol adalah net flow negatif (asing net sell).
  • Sumbu Y adalah return atau prosentase kenaikan (penurunan) saham, dalam persen, dimana di atas titik nol adalah return yang positif (saham naik), dan di bawah titik nol adalah return yang negatif (saham turun).

Dengan pemahaman seperti itu, maka kita bisa membagi chart menjadi empat area seperti pada diagram di atas, dan dengan cepat mengenali trend perdagangan asing.

Sebagai tambahan dari empat area tadi, ada tambahan dua kelompok lagi, yaitu:

  • Saham-saham yang tepat berada di sumbu Y, artinya sahamnya naik atau turun tapi tidak ada flow asing di saham tersebut.
  • Saham-saham yang tepat di sumbu X, artinya terdapat flow asing, baik net buy atau net sell, tapi flow asing tersebut tidak mengakibatkan harga saham naik atau turun.

Contoh

1 Jan – 8 Mar 2017

Dengan pemahaman di atas, mari kita lihat lagi foreign flow map yang sudah kita tampilkan di atas.

foreign-flow-map
Foreign flow map saham LQ45 periode 1 Jan 2017 – 8 Maret 2017

Dari plot di atas bisa kita lihat dengan cepat peta perdagangan dana asing, misalnya:

  • Secara umum, jumlah saham yang foreign net buy dan sell kelihatannya lebih banyak yang net sell
  • IHSG sendiri walaupun inflownya (net buy) besar, tapi masih di bawah BBNI dan relatif dekat dengan BMRI. Ini menunjukkan bahwa inflow asing secara umum masih belum terlalu kuat, karena inflow di saham-saham tertentu masih dibarengi dengan outflow di saham lain. Dalam inflow asing yang kuat, inflow IHSG akan jauh di kanan, melampaui saham-saham yang lain.
  • BBNI mengalami inflow yang luar biasa besar (lebih dari 3T), bahkan lebih besar dari IHSG sendiri, dengan kenaikan yang lumayan juga (sekitar 15%-an)
  • di sebelah atas tengah, SRIL mempunyai kenaikan yang luar biasa (75%) tapi asing malah outflow sedikit.
  • di sebelah kiri tengah, TLKM mengalami outflow yang luar biasa, namun penurunan harga sahamnya hanya sedikit.
  • dan sebagainya.

1 Jun – 1 Agu 2016

Sebagai contoh lain, mari kita lihat periode ketika dana asing masuk besar-besaran karena sentimen tax amnesti.

Chart foreign flownya dari periode tersebut adalah sebagai berikut:

foreign flow jun aug 2016

Foreign flow map periode itu:

foreign-flow-map-jun-aug-2016
Foreign flow map 1 Jun – 1 Agu 2016

Dari chart di atas kita bisa melihat trend masuknya dana asing yang kuat karena:

  • mayoritas saham dalam kondisi net buy
  • total inflow ke IHSG jauh di kanan melebihi saham-saham lain

Selain itu, mayoritas saham juga mengalami return yang positif (di atas 0%). Ini menunjukkan IHSG sedang dalam trend bullish.

Cara Men-Zoom

Biasanya di map ini banyak sekali saham-saham yang ngumpul di dekat titik (0,0), sehingga simbolnya tidak bisa dibaca. Walaupun di-maximize windownya, tetap saja tidak bisa dibaca.

Berikut adalah tips untuk men-zoom mapnya sehingga simbol-simbol yang ngumpul di tengah bisa terbaca.

Cara 1: Eliminasi Saham Ekstrim

Salah satu cara adalah dengan mengeliminasi saham-saham yang ada di ekstrim kanan/kiri/atas/bawah. Seperti kita lihat di foreign flow map 1 Jun – 1 Agu 2016 di atas, besarnya net buy IHSG menyebabkan saham-saham lain “terkompres” di tengah. Demikian pula di saham ekstrim atas, kenaikan PPRO yang di atas 80% menyebabkan saham-saham lain “terkompress” di tengah juga.

Mari kita coba mengeliminasi IHSG dan PPRO, dan sekalian juga INCO, PTBA, dan ADRO, dari map.

Untuk mengeliminasi, cara yang baik adalah dengan membuat watchlist lagi, misalkan kita namakan Abaikan, yang berisi saham-saham yang kita exclude dari analisis. Isi watchlist ini

Lalu kita setel Filter analisisnya sebagai berikut (lihat Langkah 1 di atas untuk penyetelan filter).

abaikan

Di dialog Filter, kali ini pilih tab Exclude. Lalu dari dropdown di sebelah kiri, pilih Watchlist, dan masukkan watchlist Abaikan di dropdown sebelah kanan. Tekan OK. Jalankan eksplorasi lagi.

Kali ini petanya terlihat lebih jelas.

ff map zoom

Jangan lupa untuk menghapus saham-saham dari watchlist Abaikan kalau Anda ingin melihat peta untuk semua saham LQ45.

Cara 2: Buat Watchlist yang Lebih Kecil

Cara yang lain adalah dengan membuat watchlist dengan isi lebih sedikit, yang berisi saham-saham yang Anda cari. Misalnya, watchlist untuk saham-saham properti, konstruksi, batu-bara, dan sebagainya. Lalu jalankan analisis untuk watchlist ini.

Harap diingat bahwa kita bisa memasukkan lebih dari satu watchlist dalam Filter analisis, sehingga Anda bisa mengkombinasikannya dengan sangat fleksibel.